5 Kader Terbaik PKS Lampung Diajukan Masuk Bursa Pilgub

0
545
Persembahan Dari PKS Untuk Lampung (searah jarum jam dari kiri atas): KH. Abdul Hakim, Gufron Azis Fuadi, Ahmad Jajuli, Ahmad Junaidi Auly, Almuzzammil Yusuf

Lima kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung yaitu K.H. Abdul Hakim, Gufron Azis Fuadi, Al Muzzammil Yusuf, Ahmad Jajuli, dan Ahmad Junaidi Auly sedang dikonsultasikan ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS untuk masuk dalam bursa pemilihan gubernur Lampung.

Kelima nama tersebut merupakan hasil curah aspirasi kader inti PKS se-Lampung melalui pemilihan raya internal yang usai digelar bulan Juni lalu.

PKS Lampung sendiri telah membentuk Tim Pilgub yang diketuai Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Johan Sulaiman dan diawaki Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) Hantoni Hasan, Ketua Dewan Syariah Wilayah Qomiruddin Imron, Sekretaris Umum DPW Murdiansyah Mulkan, Bendahara Umum DPW Agus Kurniawan, Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada Ade Utami Ibnu, Ketua Bidang Pembinaan Kader Mufti Salim, Anggota Fraksi PKS DPRD Lampung Ari Wibowo, Ketua Bidang Kajian Publik Vittorio Dwison.

Tim 9

Tim yang juga disebut “Tim 9” ini dibentuk dalam rangka menyosialisasikan kader internal PKS serta memperlancar komunikasi dengan beberapa kandidat pilgub yang telah beredar di masyarakat.

“Tim ini dibentuk karena kami memang tidak membuka penjaringan umum,” jelas Murdiansyah Mulkan. Menurut sekretaris umum DPW PKS Lampung ini, akhir bulan September ini diharapkan sudah selesai periode komunikasi dengan calon-calon eksternal.

“Baik data calon internal PKS maupun calon eksternal yang telah dikumpulkan tersebut lalu dibawa ke DPP untuk disyurokan (dibahas),” lanjut Murdi.

Murdi mengatakan pihaknya berharap awal Januari 2013 sudah ada nama pasangan cagub-cawagub yang diputuskan DPP. Momen tersebut bertepatan dengan dimulainya masa kampanye pemilu legislatif. “Jika ternyata pilgub diselenggarakan tahun 2015 pun tak masalah. Artinya kami sudah siap lebih dini,” cetus Murdi.

Koalisi, lanjut Murdi, menjadi sesuatu yang tak terelakkan karena jumlah kursi PKS sendiri tak memenuhi syarat satu perahu yaitu hanya 7 kursi dari 12 kursi yang disyaratkan.

“Sedangkan untuk menentukan apakah kader PKS akan ditempatkan sebagai kandidat BE 1, BE 2 atau bahkan bisa jadi PKS hanya mendukung, semuanya diserahkan ke DPP,” tukas Murdi.

Sampai saat ini sejumlah kandidat yang telah memulai proses komunikasi dengan partai yang dikenal dengan militansi kadernya ini antara lain Ridho Ficardo, Riswantony D. K., Alzier Dianis Thabrani, Zulkifli Anwar, Amalsyah Tarmizi, Berlian Tihang, dan Herman HN. []

LEAVE A REPLY