Dua Hakim LHI Dissenting Opinion!

0
835

Hakim Beda Pendapat Soal Mengadili Pencucian Uang Luthfi Hasan

Dua anggota majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, I Made Hendra dan Joko Subagio, menyatakan berbeda pendapat (dissenting opinion) soal kewenangan penuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menuntut perkara tindak pidana pencucian uang dilakukan terdakwa kasus suap pengurusan penambahan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian, Luthfi Hasan Ishaaq. Menurut mereka, jaksa penuntut umum pada KPK tidak memiliki wewenang dalam mengadili perkara pencucian uang.

“Menimbang, soal kewenangan penuntutan penuntut umum pada KPK mengadili tindak pidana pencucian uang tidak bisa dilakukan. Karena penuntut umum KPK cuma bertugas sesuai undang-undang menuntut mereka hanya mengajukan penuntutan dalam tindak pidana korupsi,” kata Hakim anggota I Made Hendra, saat membacakan putusan sela di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (15/7).

Hakim Made Hendra mengatakan, sesuai undang-undang, memang KPK memiliki wewenang mengusut tindak pidana pencucian uang yang diketahui atau patut diduga berasal dari tindak pidana korupsi. Tetapi, yang berwenang menuntut perkara itu adalah jaksa pada Kejaksaan Tinggi atau Kejaksaan Agung.

Sementara itu, Hakim Joko Subagio mengatakan, perbedaan pendapat itu menjadi sebuah kesatuan dalam putusan sela. Atas perbedaan pendapat dalam putusan sela itu, Jaksa Muhibbudin mengatakan akan mengajukan perlawanan.

“Akan kami ajukan perlawanan kami sekaligus dalam surat tuntutan,” kata Jaksa Muhibbudin.

Hakim Ketua Gusrizal Lubis menjadwalkan sidang lanjutan pada Senin (22/7) pekan depan, dengan agenda pemeriksaan saksi.
(mdk/dan)

Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo

http://m.merdeka.com/peristiwa/hakim-beda-pendapat-soal-mengadili-pencucian-uang-luthfi-hasan.html

LEAVE A REPLY