Kementerian PU Rencanakan Area Metropolitan Metro-Bandar Lampung

0
317

METRO – Metro-Bandar Lampung merupakan kawasan yang di pemetaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPERA) RI berpotensi sebagai area metropolitan, khususnya dalam cetak biru Wilayah Pengembangan Strategis Merak Bakauheni Bandar Lampung Palembang Tanjung Api-api (WPS MBBPT).

Demikian dikatakan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PUPERA RI, Achmad Hermanto Darda dalam Sarasehan Nasional Pembangunan Jalan Tol dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Lampung, Minggu (7/6/2015) di Gedung Wanita Kota Metro. Sarasehan ini sendiri bagian dari peringatan HUT Metro yang merupakan hasil kerjasama Anggota Komisi V DPR RI Abdul Hakim dengan Rumah Kreatif Indonesia Hebat (RKIH) Nasional dan Pemerintah Kota Metro.

“Dalam WPS MBBPT, Kota Metro memang tidak langsung dilalui jalan tol, namun terletak pada koridor Wilayah Pengembangan Strategis ini dan potensial sebagai lokasi rest area. Jadi dampak ekonomis dan strategisnya kita harapkan juga signifikan bagi Kota Metro,” jelas mantan Wakil Menteri PU RI ini.

Hal ini, lanjut Achmad Hermanto, karena pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut akan berdampak antara lain pada tingkat aksesibilitas Kota Metro ditinjau dari lajur koneksi Pulau Jawa, Bandar Lampung, dan Palembang.

“Jadi dampak ikutan lainnya juga meningkatnya distribusi barang dan jasa serta mobilitas penduduk maupun tenaga kerja di Kota Metro,” ujarnya. Ia juga menilai Metro telah memiliki potensi-potensi keunggulan yang dapat lebih dimaksimalkan.

Abdul Hakim sebagai penyelenggara sarasehan mengharapkan agar kehadiran pihak kementerian ke Kota Metro dapat membuka peluang pembangunan serta melihat langsung hasil rekonstruksi jalan protokol AH. Nasution yang hancur akibat dijadikan jalur alternatif angkutan berat pasca rusaknya Jembatan Way Lempuyang di Lampung Tengah. []

LEAVE A REPLY