Keluarga Besar PKS Harus Lebih Terbuka dan Menyatu dengan Masyarakat

0
387

FB_IMG_1445215492196KOTA METRO – Keluarga besar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diharapkan dapat lebih terbuka lagi dan menyatu dengan masyarakat. Ini diakui oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Lampung Mufti Salim merupakan pesan yang disampaikan sejumlah tokoh pasca ia dilantik sebagai pimpinan PKS Lampung hasil musyawarah wilayah tanggal 3-4 Oktober 2015 lalu.

“Pasca saya dilantik (menjadi Ketum DPW PKS Lampung, red.), beberapa kawan ada yang telepon, sms, BBM, dan lain-lain. Antara lain yang saya ingat betul seperti dari Bapak Ridwan Sory Maoen Ali. Beliau minta saya untuk memastikan keluarga besar PKS bisa lebih terbuka, lebih menyatu dengan masyarakat,” ujar mantan Ketua Bidang Kaderisasi DPW PKS Lampung itu saat menyampaikan sambutan dalam penutupan Musyawarah Daerah (Musda) PKS Metro (17/10/2015) di Aula Wisma Haji Khoiriyah, Kota Metro.

Ridwan Sory Maoen Ali sendiri merupakan mantan birokrat senior yang kemudian berkhidmat di ranah politik yang kini menjadi Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Metro dan saat itu hadir sebagai tamu undangan.

Mufti mengutip bahwa bukan berarti selama ini kader PKS dianggap tidak terbuka, tapi pesan para tokoh tersebut agar kader PKS dapat lebih terbuka lagi, lebih menyatu lagi dengan masyarakat. “Kita diingatkan bahwa kita sendiri adalah bagian dari masyarakat. Harus bersama-sama dengan masyarakat dan harus hadir juga untuk masyarakat,” lanjut Mufti.

Dalam Musda Ke-4 PKS Kota Metro tersebut terpilih sejumlah tokoh muda dalam formasi Badan Pengurus Harian (BPH) PKS DPD Metro periode 2015-2020  antara lain Ahmad Khuseini, M. Pd. I. (Ketua Umum DPD), Heriyanto, A. Md. (Wakil Ketua DPD), Joko Ikhwanto, S. E. I. (Sekretaris Umum), Zas Dianur Wahid, A. Md. (Bendahara Umum), dan M. Syaifullah, S. T. (Ketua Bidang Kaderisasi).

Hadir pula dalam kesempatan itu antara lain Calon Walikota Metro Abdul Hakim dan Calon Wakil Walikota Metro Muchlido Apriliast yang diusung PKS dan Partai Gerindra, Kapolres Kota Metro, dan sejumlah pimpinan partai politik. []

LEAVE A REPLY