Junaidi: Edukasi LPS Harus Lebih Gencar

0
171

img-20161127-wa0067

LAMPUNG TENGAH – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) perlu lebih melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat khususnya nasabah perbankan.

“LPS adalah lembaga yang sangat penting. Lambang LPS selalu ada di kantor-kantor perbankan, namun masyarakat atau nasabah belum memahami apa itu LPS,” ujar anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Junaidi Auly (19/2/2017).

Beberapa waktu lalu Junaidi hadir dalam Sosialisasi Lembaga Penjamin Simpanan di Kotagajah, Lampung Tengah. Menurut Junaidi, LPS memiliki fungsi yang sangat penting dalam rangka menjamin simpanan nasabah dan turut aktif dalam memelihara stabilitas sistem perbankan. Atas dasar tersebut, sosialisasi dan edukasi LPS memiliki nilai penting dan strategis untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi nasabah perbankan.

“Namun saya juga paham betul LPS tidak memiliki kantor perwakilan, sehingga mungkin hal ini menjadi PR bersama bagi kita semua untuk menjembatani berbagai kepentingan baik itu LPS dan masyarakat,” tegas anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) dari dapil Lampung II ini.

Setiap bank yang menjalankan kegiatan usaha di wilayah Republik Indonesia wajib menjadi peserta penjaminan LPS, termasuk kantor cabang bank asing.

Berdasarkan data LPS yang pada sosialisasi itu dihadiri Senior Executive Vice President LPS Suharno Eliandy, Desember 2016 terdaftar 1.911 bank dengan pembagian bank umum sebesar 116 bank dan bank perkreditan rakyat sebesar 1.795 bank. Sedangkan jumlah rekening dari keduanya mencapai 199 juta rekening dengan total Rp. 4.753 triliun. ▪

LEAVE A REPLY