PKS Bawa 100 Persen Dokumen Pendaftaran ke KPU

0
739
Sekretaris Jenderal DPP PKS Mustafa Kamal menyerahkan dokumen pendaftaran peserta Pemilu 2019 di kantor KPU, Jakarta, Sabtu (14/10). (Juliyanto/PKS Foto)
Sekretaris Jenderal DPP PKS Mustafa Kamal menyerahkan dokumen pendaftaran peserta Pemilu 2019 di kantor KPU, Jakarta, Sabtu (14/10). (Juliyanto/PKS Foto)
Sekretaris Jenderal DPP PKS Mustafa Kamal menyerahkan dokumen pendaftaran peserta Pemilu 2019 di kantor KPU, Jakarta, Sabtu (14/10). (Juliyanto/PKS Foto)

Jakarta (14/10) — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendaftar secara resmi sebagai peserta Pemilu 2019 ke kantor KPU, Sabtu (14/10/2017). Ketua Biro Organisasi Kerja dan Administrasi Sekretariat Jenderal DPP PKS Muhammad Arvian mengatakan PKS membawa seratus persen dokumen yang disyaratkan oleh KPU.

“Alhamdulillah seratus persen semua sudah kita penuhi dan lengkap seperti yang diminta oleh KPU pada pendaftaran tersebut ke Sistem Informasi Partai Politik KPU,” katanya di kantor DPP PKS, Sabtu (14/10/2017).

Arvian memerinci dokumen pendukung yang pertama adalah formulir parpol tentang Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS. Kemudian formulir model F1 berisi daftar susunan pengurus dan alamat partai politik tingkat pusat. Kemudian data tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan.

Arvian mengatakan, sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku di KPU, PKS akan menampilkan dokumen DPP 100 persen, dokumen 34 provinsi atau 100 persen, 75 persen dokumen seluruh DPD dan 50 persen dokumen pengurus tingkat kecamatan di seluruh Indonesia.

“Insya Allah kita bisa memenuhi itu. Kita berusaha melebihkan (dari standar yang disyaratkan oleh KPU). Kita mengupayakan untuk lebih dari 75 persen. Termasuk dari daerah yang jauh sekali pun seperti Papua Barat. Sedangkan tingkat kecamatan juga kita lebihkan, kita masukkan seluruh daftar kepengurusannya,” papar dia.

PKS juga melampirkan rekapitulasi jumlah anggota partai politik dalam wilayah kabupaten kota dalam formulir F2. KPU menetapkan jumlah angggota PKS merupakan seribu orang atau seperseribu orang dari jumlah penduduk yang ada di sana.

Misalnya anggota kabupaten tersebut di bawah satu juta, PKS gunakan yang seperseribu. Tapi jika jumlah populasi di atas satu juta PKS gunakan angka seribu.

Dari target 210 ribu orang, ujar Arvian, PKS berhasil mendata 280 ribu anggota PKS di seluruh Indonesia dan memenuhi syarat yang ditetapkan oleh KPU. “Seluruh DPD kita di Indonesia berhasil melakukan pendataan anggota. Melebihi target yang telah kita tersebut. Dari situ kita masukkan semua ke Sistem Informasi Partai Politik KPU,” katanya.

Sementara dalam formulir F3 tentang pernyataan keterwakilan perempuan minimal 30 persen, PKS melampirkan data melebihi syarat yang diberikan KPU. Selain itu, formulir F4 atau surat keterangan tentang badan hukum partai politik (PKS), surat Kementerian Hukum dan HAM terkait nama dan tanda gambar partai politik, salinan AD/ART dan tanda partai politik berukuran 10×10 cm sebanyak dua lembar.

LEAVE A REPLY