PKS Lampung Canangkan Gerakan Lapah Ngebagi Sai Helau di Sosial Media

0
632
Kegiatan Sekolah Kepemimpinan Partai bersama Kader kader PKS dari DPD PKS Bandar Lampung
Kegiatan Sekolah Kepemimpinan Partai bersama Kader kader PKS dari DPD PKS Bandar Lampung
Kegiatan Sekolah Kepemimpinan Partai bersama Kader kader PKS dari DPD PKS Bandar Lampung

BANDARLAMPUNG, — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung menggelar pelatihan pengelolaan sosial media bijak kepada pengurus partai.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Bidang Humas DPW PKS Lampung Linda Wuni dalam program Sekolah Kepemimpinan Partai (SKP) 5 yang diikuti seluruh ketua partai tingkat kecamatan di Bandarlampung pada Sabtu (14/10/2017)

Menurutnya, masih banyak pengguna sosial menyampaikan hal yang tidak patut hingga berujung pidana.

“Jangan sampai kader dan simpatisan PKS baik secara sadar atau tidak justru turut andil menyebar informasi hoax dan menyebar informasi ujaran kebencian,” kata dia.

Linda menyarankan, jika ada informasi yang negatif, kader dan simpatisan jangan latah ikutan menyebarkannya.

“Sudah terlalu banyak penghuni penjara dan itu membebankan negara, jangan sampai kita memperpanjang daftar penghuni lapas hanya karena kurang bijak menggunakan sosmed,” tuturnya.

Berdasarkan UU ITE, barang siapa yang menyebarkan informasi negatif yang berunsur SARA dan lainnya dikenakan ancaman kurungan penjara 5 tahun.

Selain di Bandarlampung pelatihan bijak kelola media sosial juga berlangsung di Tanggamus.

Berikut dijelaskan cara membedakan informasi positif dan negatif:

1.(+) kalimat jelas dan mudah dipahami kalimat yang digunakan
(-)membingungkan
dan menimbulkan banyak persepsi
2. (+) berita berdasar fakta dan kejadian yang dapat
dilihat, di dengar dan dirasakan
(-)banyak menggunakan opini daripada fakta
3. (+)Tidak mengadu domba dan menimbulkan perpecahan
(-) bersifat provokatif, adu domba,
menghasut dan memunculkan konflik
4. (+)sumber berita jelas dan mudah dipercaya sumber berita tidak jelas dan (-)tidak dapat dipercaya
5. (+) tidak mengandung informasi yang tidak jelas atau tidak didukung fakta dan sumber yang
jelas (gosip)
(-)mengandung informasi yang tidak jelas
atau tidak didukung fakta dan sumber jelas()

LEAVE A REPLY