Ade Utami Dorong Bandar Lampung Sejajar Barcelona Jadi Kota Literasi Dunia

0
55

Sebagai salah satu pegiat literasi di Provinsi Lampung, Anggota DPRD Lampung, Ade Utami Ibnu, bersama pegiat literasi lainnya sangat berkepentingan agar Rancangan Peraturan Daerah tentang Peningkatan Budaya Literasi mampu mendorong Gerakan Literasi Daerah semakin berkembang di Provinsi Lampung.

Hal ini disampaikannya di hadapan pegiat literasi lainnya pada saat dilakukan uji publik Raperda Peningkatan Budaya Literasi, Kamis (25/7) di Swissbell Hotel, Bandar Lampung.

Diapun meyakini jika Raperda Peningkatan Budaya Literasi disahkan menjadi peraturan daerah, akan mampu membawa Lampung jadi semakin maju. “Karena, tolak ukur kemajuan suatu daerah apalagi bangsa berangkat dari budaya literasi. Hal ini terkait erat dengan pola pikir dari masyarakat, Sehingga menjadi sangat penting wajah kemajuan dan keberhasilan Provinsi Lampung terkait dengan budaya literasi daerah“ ungkap Ade.

Proses pembahasan Raperda Peningkatan Budaya Literasi ini, menurut Ade juga seiring sejalan dengan pembangunan Perpustakaan Provinsi Lampung di Bandar Lampung yang megah, bahkan ada yang menyebut sebagai perpustakaan terbesar di Asia Tenggara.

“Perpustakaan yang megah dan besar milik Provinsi Lampung yang terletak di Jalan ZA Pagar Alam Kota Bandar Lampung, depan Kampus Darmajaya masih dalam proses pembangunan, menciptakan optimisme tersendiri bagi kita sebagai pegiat literasi, karena Kota Bandar Lampung akan sejajar dengan kota-kota literasi dunia lainnya seperti Barcelona, Utrecht, Edinburg, Melbourne dan lainnya” ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung.

Karenanya, keberadaan perpustakaan yang megah di Kota Bandar Lampung tersebut harus mampu mengaktivasi dan meningkatkan budaya membaca di Provinsi Lampung. Menurut Ade, fungsi lain keberadaan dari Peraturan Daerah tentang Literasi, selain hadirnya Gerakan Literasi Daerah, juga adalah agar mampu mendorong minat membaca dan menulis. “Mudah-mudahan Perpustakaan yang sedang dibangun, kelak makin semarak dengan pertunjukan sastra, serta ramai dan mengantrinya pembaca koleksi buku di perpustakaan. Tentu akhirnya akan lahir penulis-penulis hebat dari Provinsi Lampung, terlebih dari Kota Bandar Lampung,” kata Alumni Ponpes At Thohiriyah Banten ini.

LEAVE A REPLY