Bertemu Nasdem, Presiden PKS Tegaskan Fungsi DPR Awasi Pemerintahan

0
73
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di kantor DPP PKS, Rabu (30/10) (Donny/PKSFoto)
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di kantor DPP PKS, Rabu (30/10) (Donny/PKSFoto)

Jakarta — Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menegaskan kembali tentang fungsi DPR sebagai pengawas pemerintahan saat bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di kantor DPP PKS, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Sohibul Iman menjelaskan, dalam sistem presidensial, rakyat memberikan mandat kepada dua pihak sekaligus yakni kepada Presiden melalui Pilpres guna menjalankan pemerintahan dan kepada anggota DPR untuk mengontrol jalannya pemerintahan.

“Jadi sejatinya DPR itu memang secara keseluruhan adalah penyeimbang pemerintahan yang mengontrol jalannya pemerintahan. Tapi barangtentu anggota DPR yang ada fungsionarisnya di kabinet akan bertindak berbeda seperti kami PKS yang di kabinet tidak ada,” papar Sohibul Iman didampingi Surya Paloh dan Sekjen masing-masing partai.

Sohibul Iman pun menilai, Partai Nasdem jika bersikap kritis tentu tetap akan pada kesadaran penuh bahwa mereka juga adalah bagian dari koalisi pemerintahan. Lain halnya dengan sikap kritis PKS yang sepenuhnya berada di luar pemerintahan.

“Kalaupun nanti Bang Surya dan pasukannya kritis atas pemerintah saya kira tetap pada kesadaran Nasdem ada di dalam pemerintahan. Tentu berbeda dengan kritiknya PKS. Tapi secara subtansi hakikatnya DPR adalah penyeimbang pemerintah,” papar Sohibul Iman.

Selain Surya Paloh, Partai Nasdem membawa jajaran pimpinan termasuk yang sudah menjadi pejabat publik seperti Menkominfo yang juga Sekjen Nasdem Johnny G Plate, Ketua DPP yang juga Wakil Ketua DPR Rahmat Gobel, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dan segenap pimpinan teras DPP Nasdem.

  1. Kedatangan mereka atas dasar Silaturahim Kebangsaan disambut langsung oleh Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufri, Wakil Ketua Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid, Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Suharna Surapranata, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Sekjen Mustafa Kamal dan Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini.

LEAVE A REPLY