APBD 2020, Fraksi PKS Berikan Anggrek untuk Lampung

0
90
Ismail Jafar-Anggota Fraksi PKS DPRD Lampung dari Dapil Lamtim.
Ismail Jafar-Anggota Fraksi PKS DPRD Lampung dari Dapil Lamtim.

Dalam pandangan Fraksi PKS atas Nota Keuangan Raperda APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020, di Ruang Paripurna DPRD Lampung, Senin (18/11) Juru Bicara Fraksi PKS, Ismail Jafar mengusulkan agar Pemerintah Daerah menyiapkan Anggrek, atau Anggaran Untuk Ekonomi Kerakyatan pada APBD Tahun Anggaran 2020.

Dalam penjelasan Ismail Jafar, prediksi akan terjadinya dinamika global yakni perlambatan ekonomi yang juga akan berdampak pada nasional harus diantisipasi oleh Pemerintah Daerah Provinsi Lampung dengan menyiapkan safety belt atau sabuk pengaman dalam ekonomi daerah dalam bentuk penguatan UMKM (Usaha Mikro dan Kecil Menengah), baik dalam bentuk intervensi dan dukungan anggaran yang memadai maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia pengolola UMKM.

“Peningkatan kualitas SDM pengelola UMKM ini agar mereka scale up atau naik kelas,” jelas Anggota Fraksi PKS DPRD Lampung dari Dapil Lamtim. Sabuk pengaman lain yang harus dilakukan adalah penumbuhan entreprenur-entreprenur muda/pemula di Provinsi Lampung.

Menurutnya UMKM di Indonesia sepanjang beberapa termin resesi di Indonesia, benar-benar menjadi penyelamat ekonomi nasional. “Kita tahu bahwa UMKM di Indonesia memang menjadi penyelamat ekonomi nasional ketika beberapa kali diambang resesi,”kata Ismail Jafar setelah selesai acara paripurna.

“Beberapa OPD yang perlu berkolaborasi dan menjadi perhatian dalam konteks menyiapkan safety belt atau sabuk pengaman perekonomian daerah adalah Dinas Koperasi UMKM, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Dinas Perindustrian Perdagangan, “ ungkap Ismail.

Selain mendorong Anggrek di APBD Lampung 2020, Fraksi PKS juga mendorong program yang mampu meningkatkan pendapatan perkapita. Disamping itu, pada paparan diawal Pandangan Fraksi PKS, Ismail mengingatkan tentang keharusan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun program dan kegiatan mengacu kepada RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ) 2019 – 2024 yang merupakan perwujudan Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

LEAVE A REPLY