PKS Lampung Berlakukan Penggunaan Tumbler

0
200

Berdasarkan Surat Edaran yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPW PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Provinsi Lampung, Ahmad Mufti Salim, Nomor: 1/EDR/AH-PKS/1441 tertanggal 11 November 2019 tentang Peduli Lingkungan, PKS Lampung mulai memberlakukan penggunaan botol minuman atau tumbler di lingkungan kantor PKS, baik di tingkat wilayah, Kota/Kabupaten (DPD PKS), tingkat Kecamatan dan ranting.

Menurut Sekretaris Umum PKS Lampung, Ade Utami Ibnu, bahwa penggunaan botol minuman (tumbler) sebagai wadah minuman yang dapat digunakan kembali (reuse) di lingkungan kantor PKS pada berbagai tingkatan dalam rangka kepedulian PKS atas lingkungan dan sebagai upaya meminimalisir penggunaan plastik serta air kemasan sekali pakai.

“Hal ini merupakan bentuk kepedulian PKS mengingat salah satu persoalan lingkungan hari ini adalah makin menumpuknya sampah khususnya plastik. Ini harus menjadi tanggung jawab bersama. PKS ingin sedikit berkontribusi dengan meminimalisir penggunaan plastik atau kemasan sekali pakai,” kata Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung, Selasa (26/11) di ruang Fraksi PKS DPRD Lampung.

Beberapa poin dalam Surat Edaran Ketua Umum PKS Lampung Nomor: 1/EDR/AH-PKS/1441 diantaranya:
1. Para pengurus PKS, Pegawai di Kantor PKS dan kader di Kantor PKS hendaknya membawa tumbler (botol minuman air) masing-masing.
2. Kantor menyiapkan wadah galon air untuk para pengurus, pegawai, dan kader yang berada di kantor tersebut

Ketua Bidang Humas PKS Lampung, Linda Wuni mengatakan bahwa upaya kepeduliang lingkungan sesungguhnya telah dilakukan sejak beberapa waktu yang lalu. “Kami telah memulai menggunakan wadah daging kurban saat Idul Adha dengan besek bambu, kemudian di Fraksi PKS DPRD Lampung, para Anggota Fraksi juga lebih banyak menggunakan tumbler dan minum dengan gelas yang tersedia diruang Fraksi atau membawa tumbler sendiri,” kata Linda.

Menurutnya, terkait dengan Surat Edaran Ketua Umum PKS Lampung, maka hal tersebut menjadi penguat bahwa kepedulian PKS terhadap lingkungan dilakukan secara serius.

LEAVE A REPLY