Antoni Imam Sampaikan Solusi Jitu Atasi Persoalan Pelayanan Publik Saat Debat

0
86

Lampung Selatan —Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (11/11) menggelar Debat Publik Calon Wakil Bupati Lampung SelatanTahun 2020, di Hotel Radin Intan Natar, Lampung Selatan.

Dalam debat yang mengangkat tema meningkatkan pelayanan dan menyelesaikan persoalan daerah ini menghadirkan para kandidat Wakil Bupati Lampung Selatan, Pandu Kesuma Dewangsa, Antoni Imam dan Melin Heryani.

Debat yang disiarkan secara live melalui salah satu stasiun televisi swasta ini, terlihat kandidat nomor urut 2, Antoni Imam, menguasai debat dibandingkan kandidat lainnya, dan paling layak dalam debat kali ini.

Antoni memaparkan dengan gamblang Visi Misi dan Program Kerja sesuai dengan tema yang diminta KPU. Ada 7 program kerja unggulan Tony-Antoni untuk menjadikan Kabupaten Lampung Selatan sebagai Kabupaten Termaju di Provinsi Lampung, Sejahtera, dan Bebas dari Korupsi.

“Tidak boleh ada lagi, masyarakat yang tidak mampu berobat karena tidak punya biaya, maka, Tony-Antoni akan memberikan pendidikan gratis, berobat gratis dan satu ambulan per desa.” ujar calon wakil bupati yang selalu mengenakan kemeja putih celana hitam dan berpeci ini.

“Tidak boleh ada lagi, masyarakat usia produktif yang menganggur, maka Tony-Antoni akan menciptakan 200 ribu lapangan kerja baru dan memberikan bantuan hibah langsung untuk kelompok UMKM sebesar 250 juta rupiah per-Desa per-tahun.” lanjut Antoni yang kerap disapa dengan panggilan Mas Anton ini.

“Tidak boleh ada lagi, masyarakat yang kesulitan dalam pengurusan KTP, KK, Akte Kelahiran, dan pembayaran PKB, maka Tony-Antoni akan menyediakan pelayanan di setiap Kecamatan”, lanjutnya.

Visi Misi dan Program Kerja, insya Allah akan kami wujudkan sejak tahun pertama menjabat,” tutup Antoni Imam.

Tampil tenang sejak pemaparan visi-misi hingga melontarkan pertanyaan dan tanggapan, pasangan nomor 2 dengan pasangannya Tony Eka Candra, memberikan data dan memberikan masukan kepada kandidat lain, diantaranya tentang mengatasi tingginya penduduk miskin yang mencapai 14,31% di Lampung Selatan. (Rls)

LEAVE A REPLY